Monday, November 14, 2016

Fenomena Supermoon, Benarkah Memicu Bencana ?


Fenomena Supermoon terlihat di Indonesia dan disaksikan oleh masyarakat. Supermoon merupakan penampakan bulan yang terlihat dekat dengan bumi yaitu berjarak 356.500 kilometer. Pada tahap ini bulan muncul sekitar 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dari suatu bulan purnama pada tahap perigee. Supermoon akan menimbulkan pasang yang lebih tinggi dari normal. 

Fenomena ini terjadi selama dua hari, Senin - Selasa (14-15 November 2016) dan bisa mulai diamati sejak bulan terbit di ufuk timur (sekitar pukul 17.39 WIB) hingga magrib sampai terbenam di ufuk barat. Saat itu bulan purnama akan muncul pada ukuran terbesar dan paling terang sejak tahun 1984.  Ini terjadi karena bulan mengorbit bumi dalam lintasan orbit berbentuk ellips sehingga terkadang posisinya lebih dekat dengan bumi dibandingkan pada waktu lain.

Keyakinan tradisional menyebutkan bahwa kehadiran bulan super selalu dibarengi bencana alam. Gempa bumi di Jepang tahun 2011 dan bencana Tsunami 2004 di Indonesia terjadi saat bulan mendekat ke bumi. Gempa bumi di Selandia Baru 14 November 2016 juga terjadi saat munculnya Supermoon. Namun, Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN) Thomas Djalalluddin menyatakan, fenomena Supermoon bukan pemicu bencana seperti yang selalu dikhawatirkan. "pasang maksimum selalu terjadi saat purnama karena pasang akibat bulan diperkuat oleh pasang matahari. Dalam kondisi Supermoon pasang agak meningkat. Namun dalam keadaan normal tidak perlu  ada yang diwaspadai. Secara umum Supermoon bukan pemicu bencana".


Saat berada dalam posisi lebih dekat dan lebih cerah penampakannya, bulan terlihat berwarna oranye dan merah. Tapi setelah berada di posisi yang semakin tinggi di langit, warnanya akan kembali putih atau kuning. Fenomena ini sebenarnya tidak langka. Sepanjang tahun 2016 ini bulan mendekati bumi sudah sebanyak 5 kali. Tanggal 14 Desember mendatang bulan akan kembali mendekat meski tidak sedekat seperti tanggal 14-15 November ini. Fenomena Supermoon yang paling dekat pada abad 21 ini akan jatuh pada tanggal 6 Desember 2052.

Nah, masih percaya bahwa Supermoon bisa memicu bencana ???

0 komentar:

Post a Comment